Cerita Sex TerBaru Menikmati khas Bogor

cersex istriku cersex 2024 cersex sd cersex akhwat cersex hamil cersex xyz

Yah, walaupun juga umurku sdh 23 tahun, tp masalah es cream masih tetap favorite di lidah. Di muka dept toko itu juga saya beli es cream cone. Tidak ada kamus canggung atau malu menjilat-jilati es cream cone sekalian berdiri di muka lobi, di tengah-tengah cukup banyak orang hilir mudik keluar dan masuk dep toko tersebut.

Cersex Tante – paling akhir, Ku cicipi saja kebahagiaan es cream ini sekalian mataku melihat kemacetan angkot di muka yang menaik turunkan penumpang. Belum juga panorama kelompok orang yang baru keluar stasiun kereta yang ke arah jalan raya di depanku.. saat sedang asyiknya menjilat-jilati es cream itu, ada suara yang menyapa
“seperti anak kecil saja makan es cream” spontan mataku cari hadirnya suara.
Di samping kiri ada beragam orang. Entahlah dari mulut yang mana suara barusan melaju. Dalam pertanda Bertanya besar cari suara siapa barusan, 2 cewek cekikian. dianya makan kaos oblong , memakai rok abu-abu. itu rok seragam SMA dgn tas meyilang di dadanya Pasti salah satunya pada mereka berdua yang barusan nyeletuk pikirku. Tp tidak ada masalah. Bodo sangat. Aku juga meneruskan jadwal jilat menjilat es cream.
“Bang, kok masih tetap doyg es cream sich?. Kan sudah besar” Seperti sangkaanku sebelumnya.
Kenyataannya salah satunya dari cewek SMA ini yang nyeletuk barusan. Sekarang ini terang, karena berbicaraya secara langsung di hadapanku.
“memang kalau sudah besar jangan” jawabku rileks
“ya bisa saja sich, tp tidak wajar begitu” jawabannya kembali.
“sudah katakan saja kalau meminta di beliin” sahut teman satunya mesem-mesem
“pakai jadwal basa-basi semua”
“siapa yang meminta di beliin yeee…..” ujar tuch sang cewek. Saya ketawa berbahagia melihat tingkah laku dua ABG ini.
Tanpa berpikir panjang saya mengenalkan es cream pada salah satunya cewek barusan. Dan kenyataannya betul, sang cewek satunya yang ucapnya tidak meminta di beliin es cream ingin jg waktu saya tawarin. Dan kita juga kenalan dgn dua cewek sma elok tersebut.. Namanya Vani Dan Lusi. Vani cewek yang menegurku itu berpostur bohai, bekulit bersih condong kuning dgn tinggi lebih kurang 160Cm. sementara Lusi sedikit semakin tinggi memiliki tubuh langsing dan berkulit putih.
Dalam diskusi ngalor ngidul itu mendadak ada seorang pria 1/2 baya mendekati kami. Ataupun lebih cocoknya pada dua cewek sma; Vani dan lusi. Dari style perbincangannya dapat kuketahui jika mereka seperti sdh membuat janji. Dan kenyataannya betul saja, sang pria 1/2 baya itu pergi mengusung lusi pergi. Dalam perdiksi ku sang pria itu adalah pria hidung belang, om-om berbahagia yang terbuktigsa ayam Sekolahan. Tujuanku sang ayam nya itu lusi. main-main -iseng saya Bertanya Vani

Cerita Lainnya:   Cerita Sex Berhubungan Dengan Wanita Cantik Di Bali

“ingin ke mana tuch Van?”
“Ingin tahu aja…. “kata Vani
“kok kalian tidak turut?”
“orang dianya penginnya lusi doang”
“terus kalian ingin ke mana?”
“ya maen di sini saja tunggu sore. malas pulang begini hari, beTe di dalam rumah” kata Vani
“terkecuali kalian ingin ngajak pergi, ya saya ingin” Pada akhirnya saya mengundang Vani makan di fastfood yang berada di tempat taman topi.
Dalam hati akau terus percaya jika Vani adalah pecun sma yang mencari mangsa. Saya sendiri tidak demikian perduli dgn pekerjaannya, apalagi untuk memakainya seperti pria pria hidung belang yang gatel cari nonok cewek abg atau sma. Buatku menyelesaikan birahi, menyemprotkanakn sperma ke nonok cewek sdh cukup pada kekasihku saja. Tidak perlu bayar. Dan tidak takut jg terkena penyakit kelamin. Jika ada risiko paling cewek ku hamil, yang itu bermakna saya wajib percepat perkawinan, hanya itu.
Sekalian makan di restoran fastfood tersebut pada akhirnya Vani buka siapa dianya, termasuk jg siapa lusi dan pria yang membawa barusan. Vani bahkan juga terus-terang mengundang cek in walaupun bahasanya di bumbui dgn gurau. ucapnya kembali horny sekali. Ditambahkan lagi waktu melihatku barusan ngejilatin es cream. Ucapnya dianya kembali ingin ngejilat dan di jilat. Karuan saja diskusi penuh syahwat itu membuat penisku ngaceng berat. Obatnya, Ya wajib sang tumpahin nih oli di peler.
Dag dig dug jantung berdegap selaras dgn nyut nyut penisku yang terus keras. Bayang-bayang muka kekasihku kadang-kadang lewat di selang pandanganku pada pecun sma Vani. Ketakutan terjangkit penyakit kelamin membuat sedikit birahiku turun. Tp apa lacur bujukan badan montok anak sma menjadikanku lagi pada perasaan ingin mencicip. Dan pada akhirnya saya dan Vani juga tinggalkan restoran fast food ke arah hotel melati yang jaraknya cuma di menempuh dgn jalan kaki saja. Apa yang terjadi? Sdh dapat di pastikanlah jika saya dan Vani sedang ke arah pemburuan birahi.
Bahkan juga saat baru masuk ke dalam kamar hotel jadwal itu sdh diawali. Berawal saat Vani langsung menyikat penisku dgn tangan dan buka celanaku. Dari situlah Vani demikian bergairah menghisap dan mengocak penis yang terus keras. Vani benar-benar agresif, sehabis buka semua bajuku, saya pu di terlentangkan di atas kasur. Saya sendiri menikmat di perperbuat begitu. Sedikit memberbagi perlawanan cuma dgn tanganku yang mereras toket dan pahanya. Saya baru betul bekerja saat Vani telah buka semua bajunya dan memberbagi nonoknya ke mukaku untuk ku jilati dgn posisiku yang masih tetap terlentang.
‘oghhh…..aghh…terus ….terus Di…..oghhh….enak….iya gitu……….oghhhhh” Entahlah mana yang betul, Vani bisa dibuktikan seorang pemain eksper atau bisa dibuktikan sedang horny berat, pergerakan pergerakannya benar-benar liar, itu yang membuat nafsuku terus menggebu.
Kadang-kadang saya melirih ke mukanya yang merem terbuka ku jilati. Saya jg mainkan jari-jemari ini ke sela nonoknya. menar- nari dalam, dan terkadang saya membernamkan semua jariku sampai masuk…
‘ogghhhh……mmmppphhhh…..ogggg…..….” Vani selanjutnya kembali. Dgn posisi 69, kita berdua sama-sama memberbagi kepuasan.
Tp itu sesaat, karena Vani mengganti lagi posisi seperti sebelumnya. Yakni saya teletang dan Vani memberbagi nonoknya ke lidahku. Pada posisi berikut Vani orgasme….
‘ogghhhhh…… mmmppphhh…..agghhh….agghhhhhh…. saya keluar…..saya keluar…oghh…… oghhhh” Vani sdh lenyap kontrol pantatnya bergerak cepat, nonoknya mebeai kasar mukaku. Saya gelagapan. Tidak dapat kembali memerhatikan detik- untuk detik saat nonok Vani menari-nari di mukaku. Vani sdh orgasme. Sekarang ini giliranku.
Dgn posisi konvesional, bless….saya memasukkan penisku ke nonok Vani yang sdh basah. Berikut kali ke-2 saya rasakan nonok cewek selai punyai kekasihku. Demikian terus saya memompa pecun sma ini. Sampai pada akhirnya Vani orgasme kembali. Simak juga: Bacaan Seks Terhot London Kota Cinta Dan Nafsu
Sementara saat saya orgasme, saya memberbaginya ke dalam mulut Vani untuk di jilati. Dari sebelumnya Vani bisa dibuktikan beramanat ingin menjilai dan memelan spermaku jika saya muncrat. Kata Vani sperma ku lebih sedap daripada es cream. Tidak perlu saya memercayai perkataannya yang penting saya bisa nikmati nonok anak pecun sma ini.
Sehabis istirahat sesaat saya kembali ngentot Vani untuk yang ke-2 dgn klimaks yang sama, menumpahkan spermaku di mulutnya. Vani bisa dibuktikan menarik. Keelokan badan dan kepandaainnya bermain tempat tidur membuat saya suka. Karena itu saya minta permainan satu kali lagi. Tp tidak langsung, Karena kita berdua keluar kamar hotel dahulu untuk makan roti bakar dan susu ovaltin untuk isi tenaga. Sehabis itu, ya saya ngentot kembali dgn pecun sma namanya Vani.

cersex ustazah cersex istri binal cersex cerbung cersex gangbang cersex cuckold cersex putri77
You might also like