Cerita Sex Terjebak Saat Di Iming Iming Hadiah Special

cersex istriku cersex 2024 cersex sd cersex akhwat cersex hamil cersex xyz

Saya ialah seorang bunda muda dgn seorang anak yang baru berumu 7bln yang kami berikan nama Johan. Semenjak berpacaran dan menikah sampai sekarang ini, Suamiku seringkali ke luar negeri untuk masalah tugas.

Cersex TanteSaya sendiri ialah wanita yang mendapatkan anugerah muka yang elok, itu merunut teman temanku. Saya memiliki rambut yang lempeng dan panjang sampai sebahu. Badanku sudah kembali ramping dan cantik seperti sanjungan suamiku, walaupun saya baru melahirkan 1/2 tahun yang kemarin. Mungkin faktor itu karena saya rajin meng ikuti senam aerobik, dan bisa dibuktikan saya jaga skema makan agar tubuhku tidak terus molor, dan saya sedikit cukup banyak senang penyebabnya.

Saya sendiri tidak bekerja di luar, karena suamiku memiliki pendapatan yang lebih dari cukup. Dan bisa dibuktikan suamiku ingin saya jadi bunda rumah tangga yang baik saja, dgn ada di rumah untuk memiara anak kami dgn baik. Kehidupan seks kami hebat.
Suamiku ialah pria gagah di tempat tidur, dan saya benar-benar nikmati kehidupanku ini. Sekarang ini jika suamiku tidak ada di dalam rumah, saya tinggal dgn anakku, pesuruh kami yang kupanggil bi Iyem, satpam kami yang namanya Adrian, tukang kebun kami yang namanya pak Jono, dan pengemudi kami yang namanya Agus. Di umurku yang sekarang ini, gairah seksku tentu sedang tinggi tingginya. Ditinggalkan oleh suamiku bekerja semacam ini, terkadang saya sangat rindukan bermain cinta denganya. Begitu sepintas berkenaan kondisiku dan keluargaku.

Hari itu hari Sabtu. Siang hari itu, saya terima telephone dan saya kaget dgn informasi yang aneh. Saya mendapat hadiah sebuah mobil melalui undian sebuah produk. Dan seingatku, saya tidak sebelumnya sempat meng ikuti proses undian tersebut.
Dgn rileks saya menjelaskan,
?Pak, terserah bapak ingin berbicara apa, tp saya tidak akan sebelumnya sempat mentransfer uang apapun itu untuk pajak alias yang lain?.

Dan orang itu menjelaskan panjang lebar,
?Ibu Ami, kami mengerti jika bunda berhati hati, bisa dibuktikan kami tidak memerintah bunda bayar apapun itu, karena pajak hadiah dijamin oleh kami. Kami akan menemani hadiah itu langsung ke rumah bunda lebih kurang satu jam . Gratis bu, tidak diambil bujet apapun itu. Bunda bisa mencoba, jika kenyataannya mobilnya berpersoalan kami segera menukar dgn yang baru. Tp itu tidak akan terjadi bu, karena kami sudah lakukan More…pemeriksaan pada mobil ini?.
Dengar faktor ini, saya cuma bisa bawa pundak dan menjelaskan,
?Ya terserah bapak. Maaf, dgn bapak siapa saya berbicara??.
Dan orang itu menjawab,

?Dgn bapak Anto. Bunda bisa mengontak kantor kami di nomor *** ****. Saya menyetujui saja dan selanjutnya memutuskan perbincangan. Dalam hati saya merasa aneh, tp ya jika gratis, apa kelirunya?
Kusaksikan sekarang ini ialah jam 1 siang. Saya baru kelar makan siang, karena itu saya menyusui dan menidurkan anakku, agar nantinya saat saya pergi saya tidak demikian khawatir. Dan bisa dibuktikan satu jam selanjutnya saya dengar bel rumahku mengeluarkan bunyi, dan saat saya keluar, saya menyaksikan sebuah mobil Kijang Innova keluaran paling akhir, dgn cat yang mulus mengkilat. Ada berada di belakangnya stop sebuah mobil Kijang pickup. Mungkin buat mereka yang mengantarkan mobilku ini pulang kelak. Saya cukup kaget , bermakna mungkin ini betul. Seorang turun dari mobil pickup itu, sedangkan orang yang sudah berdiri di muka pintu rumah menyapaku.

?Bu Ami? Saya Anto?, kata orang yang namanya Anto itu sekalian ulurkan tangannya.
Saya memegang tangannya dgn sedikit hati sangsi dan menjawab
?Ami?.
Orang itu bisa dibuktikan performanya rapi. Tp mukanya cukup horor. Saya coba buang semua pikiran negatif. Dan selanjutnya orang satunya yang berpembawaan biasa, yang wajahnya biasa, memegang tanganku.
?Seto?, ucapnya.
Saya memegang tangannya dan menjawab,
?Ami?.

Sehabis jadwal kenalan yang menurutku cuma normalitas ini, kami duduk di teras rumah, dan saya ditawari formulir yang saya baca di tahapan awalnya dan akhir saja, untuk pastikan saya tidak keluar uang apapun itu untuk mendapat hadiah ini. Lantas Anto mengenalkan padaku untuk coba mobil itu, karena nanti saya wajib isi formulir untuk memberbagi pekualitasan berkenaan keadaan mobil itu, saat sebelum jadwal serah-terima surat kendaraan dilaksanakan. Saya sepakat saja, dan saya terima kunci mobil itu dari Anto. Saya masuk ke mobil itu, joknya masih tetap terbungkus plastik semua, baunya ciri khas mobil baru. Dan dgn ditemani mereka, saya mulai coba mobil tersebut.

Semua baik baik saja, sampai tau-tau dalam suatu gang yang sepi di dekat rumahku, Anto yang duduk di atas bangku depan hebat handbrake. Saya kaget sekali, sampai lupa mencapai pedal kopling dan mesin mobil ini mati. Saya melihat pada Anto, tp belum saya menanyakan, dari belakang saya dibekap, oleh Seto tentunya. Kurasakan wewangian yang menusuk, dan selang beberapa saat semua gelap.
Perlahan-lahan saya mulai sadar. Saya mengeluhkan perlahan-lahan, saat saya tidak bisa gerakkan ke-2 tanganku yang terentang. Sakit rasanya. Saya mulai coba memahami apa yang terjadi pada diriku.

Kenyataannya ke-2 pergelangan tanganku yang terentang ini, terlilit kuat pada seperti pilar di ruang ini. Dan saya sendiri terbujur di atas matras. Yang membuatku tercekat, saya sudah tidak kenakan apa apalagi bukan hanya bra dan celana dalamku. Kakiku bisa dibuktikan masih tetap bebas, tp apakah arti? Saya sekarang ini sudah tidak memiliki daya dgn tangan yang terpasung semacam ini. Saya pejamkan mata dan menggigit bibir, tidak mampu memikirkan apa yang akan terjadi padaku. Saya mulai rugii ketidaktahuanku barusan, kenapa bisa terjerat dgn iming iming hadiah tersebut.
Tau-tau pintu ruang ini terbuka, lantas masuk seorang yang membuatku ternganga tidak yakin pada pengelihatanku.
?Faizal??, seruku tidak yakin.
?Halo Ami lama tidak temu bagaimana informasinya??, kata Faizal dgn senyuman yang membuat hatiku dingin seperti disiram air es. Saya takut sekali.

?Faizal, apa yang kalian kerjakan ini? Ingat Faizal, saya ini kakak iparmu. Tolong bebaskan saya..?, saya coba menyadarkan Faizal mesikipun saya tahu ini mungkin sekali ialah faktor yang sia sia.
Saya tahu Faizal bisa dibuktikan menginginkan saya semenjak saya diperkenalkan Mario pada keluarganya. Faizal ialah adik Mario yang sekarang ini berusia 24 tahun. Mukanya bisa dibuktikan cukup ganteng. Dan semenjak dia ketahuiku, dia sudah beragam kali coba dekatiku, tp tentu saja saya tidak memberikannya tanggapan. Sebuahhari saat saya bertandang ke rumah Mario saat masih tetap tinggal dengan keluarganya, Faizal ngotot dan hampir sukses memerkosaku. Untung saja saat itu kembalinya Mario selamatkanku, dan semenjak itu saya tahu saya wajib menghindar dari orang ini. Tp sekarang ini saya sudah jatuh ke tangannya. Tanpa sadar saya merinding takut.
Dengar kata kataku, Faizal cuma ketawa. Dia dekatiku dan krek… Faizal mengambil braku sampai tali talinya putus.
?Aduh??, saya mengeluhkan perlahan-lahan, agak sakit rasanya di bagian badanku yang tertekan tali braku saat Amirik Faizal.
Saya pejamkan mataku kuat erat, malu sekali rasanya toketku berkesan oleh lelaki lain bukan hanya suamiku.

?Ami.. Ami.. kalian anggap saya segoblok itu sudah bersulit payah menjeratmu semacam ini dan melepas kalian demikian saja? Hahaha, saya belum edan, Ami?, kata Faizal sekalian menyeringai menakutkan saat saya melihatnya dgn geram bersatu takut.
?Faizal, kalian edan.. bebaskan saya!!?, saya mulai cemas dan memarahinya.
breeet.. breeet… seruanku dijawab Faizal dgn mengambil bedah celana dalamku, sampai sekarang ini saya sudah telanjang bundar.

Saya menjerit kecil. Sekarang ini saya cuma bisa melihati Faizal dgn jantung berdebar-debar saat dia mulai menanggalkan bajunya sendiri. Kadang-kadang saya coba meronta, tp tidak ada hasil benar-benar karena saya betul-betul tidak bisa gerakkan ke-2 tanganku yang terentang lebar. Saya tahu, hidup yang buruk akan selekasnya menerpaku, dan perlahan-lahan saya mulai menangis.
?Lho sayang.. kok nangis sich? , sesaat lagi kalian pasti akan kenikmatan kok?, ledek Faizal yang sudah siap-siap di selangkanganku.

Saya terus takut, dgn suara gemetaran saya meminta,
?Faizal, tolong jangan ini.. saya ini kakakmu.. kakak iparmu.. saat kalian sampai hati melakukan perbuatan ini padaku”.
Faizal ketawa sinis dan menjelaskan dgn suara kasar,
?Diam Ami. Kalian sudah merendahkanku. Kalian teratur menampikku. Kalian tidak sebelumnya sempat hargai saya?.
Saya sadar jika saya bisa dibuktikan teratur jaga jarak denganya, karena saya merasa dia beresiko. Dan sekarang ini bisa dibuktikan semua bisa dibuktikan kan?

Cerita Lainnya:   Cerita Sex Gadis Kos Nikmat Banget

Dan sekalian renggangkan ke-2 pahaku lebar lebar, Faizal meneruskan,
?Kamu tidak sebelumnya sempat ingin saya mengajak pergi makan berdua. Kalian kira saya tidak patut pergi bersebelahan bersamamu. Betul-betul wanita angkuh! Karenanya sekarang merasai pembalasanku!?.
Menjelaskan demikian, Faizal tempelkan kepala k0ntolnya ke bibir lubang memekku. Saya semakin cemas dan berusaha gerakkan pinggulku menghindar dari hunjaman k0ntol Faizal saat Faizal mulai lebih memajukan pinggulnya.
Sukses, k0ntol itu tidak sampai melesak masuk menerobos lubang memekku.
Tp ternyata Faizal geram dgn kerjakananku, dia menamparku dgn keras, sampai saya mengerang dan menangis kesakitan.

?Jangan mencoba coba kembali Ami, alias nantinya kalian akan kuberbagi pada dua kacungku di muka itu!?, mengancam Faizal dgn suara yang menakutkan.
Dengar faktor itu saya segera melemas dan pasrah, di selang tangisanku, saya cuma bisa mencaci-maki getir,
?Kamu edan.. Faizal?.

Faizal cuma ketawa dan saya cuma bisa biarkan kepala k0ntol Faizal temukan bibir lubang memekku, dan tidak lama kemudian saya mengeluh kesakitan saat lubang memekku tertembus oleh tangkai k0ntol Faizal.
Saya mulai menangis saat Faizal memompa lubang memekku. Mesikipun saya sudah sebelumnya sempat melahirkan, tp karunia senam dan ramuan khusus, lubang memekku menyempit lagi. Resikonya, sekarang ini saya merasa kesakitan karena lubang memekku dipompa k0ntol Faizal yang cukup besar.
Saya mengalihkan mukaku agar tidak menyaksikan muka Faizal yang kebahagiaan karena berhasil mendapatkan badanku. Dia meremasi ke-2 toketku dgn gaungs, seakan melepaskan semua gairahnya yang tidak kesampaian untuk nikmati badanku dari dahulu. Dan saya sendiri cuma bisa terus menggelinjang kesakitan.

?Ami.. punyamu enaak?, erang Faizal dgn pandangan penuh nafsu padaku sekalian terus memacuku.
Ingin saya menamparnya, tp ke-2 tanganku tidak bisa kugerakkan. Saya cuma dapat mengikhlaskan lubang memekku ditembusi oleh lelaki yang kewajiban perlakukanku sebagai kakak iparnya. Tp Faizal bisa dibuktikan sudah kesetanan, dia mulai mencumbuiku dgn benar-benar bergairah. Bibirku dilumatnya dgn garang, sedangkan ke-2 toketku diremasnya dgn kuat.

Perlahan-lahan saya mulai terangsang karena kerjakanan adik iparku ini, rasa terhina karena disetubuhi mulai ganti dgn rasa nikmat yang menerpa selangkanganku dan sekujur badanku.
Ternyata memekku sudah mampu menyesuaikan dgn ukuran k0ntol Faizal yang semula berasa demikian memengapkan. Saya malu sekali, ingin rasanya saya sembunyikan mukaku yang berasa panas ini. Tp tentu saja faktor itu tidak bisa kulakukan, karena itu saya cuma dapat pasrah tapi mati matian berusaha mengendalikan diri agar tidak terlihat nikmati faktor ini.

Tp sayang, badanku terlampau jujur, perlahan-lahan tanpa mampu kucegah, pinggangku terangkut saat saya meredam nikmat yang hebat. Kurasakan k0ntol Faizal melesak demikian dalam saat dia menusukkan kuat kuat di dalam lubang memekku, membuatku menggelinjang kenikmatan seperti cacing kepanasan.
Faizal ketawa sinis dan mulai mengejekku,
?Kenyataannya kalian nikmati punyaku Ami. Karena itu kalian hingga cewek jangan berlagak suci.. hahaha.. jika sudah bungkusukan begini, toh kalian kenikmatan ..?.

Sekalian mengejekku Faizal terus memompa lubang memekku dgn terus-menerus. Saya sudah tidak paham apa yang wajib kulakukan, karena perlahan-lahan tp tentu saya sedang diantarkan ke arah orgasme.
?Faizal.. oohh.. sudaah.. ampuuun.. ennngghh?, saya mulai mengeluh dan melenguh.
?Mengapa El? Sedap ya??, ledek Faizal dan justru semakin terus-menerus memompa lubang memekku.
?Kamu..?, saya tidak bisa menjawab, badanku menggigil, selangkanganku terasanya akan meletus.
Bacaan Seks Dewasa 2023 Terjerat Iming Iming Hadiah
Saya terus mengeluh dan melenguh, sampai pada akhirnya saya melafalkanng luar biasa, kepalaku terlontar ke situ kesini karena saya menggelepar dihajar badai orgasme ini.

?Oh Ami.. kalian elok sekali jika semacam ini?, desah Faizal yang tidak memperlihatkan sinyal tanda akan orgasme, sedangkan saya sendiri sedang menanggung derita dalam kepuasan orgasme yang berkelanjutan ini, dan enaknya selangkanganku yang terus dipompa Faizal terus jadi selesai.
Tapi rasa nyeri mulai mendekati lubang memekku, dan lama-lama rasa itu semakin menderaku.
Saya sudah tidak kuat kembali, dan berteriak
?Faizaaalll.. aaaaah.. hentikaaaan.. amppuuuun…?

Dia betul-betul gagah seperti suamiku, namun suamiku lebih pemahaman, membiarkanku istirahat saat saya alami orgasme. Dan Faizal benar-benar tidak mempedulikan kondisiku, dia cuma cari kepuasannya sendiri.
Saya semakin menanggung derita dalam kepuasan ini, rasanya tulang tulang dalam badanku lepas semua dari ikatannya, sedangkan badanku meliuk liuk dan menggelepar terhempas badai orgasme yang terus-terusan ini. Entahlah cairan cintaku sudah membanjir berapakah cukup banyak, saya mulai pening dan tidak mampu mengeluh kembali. Dgn kejam Faizal terus memompa lubang memekku, sampai pada akhirnya ruang ini rasanya berputar-putar, semua gelap.

Saat saya mulai sadar, kurasakan ke-2 puting susuku seakan ada yang mengulum dan menyedoti dgn kuat. Memekku masih tetap berasa agak sakit, tp sudah tidak berasa sesak, maknanya Faizal sudah kelar memompa lubang memekku. Becek sekali rasanya lubang memekku, saya tahu sang brengsek itu tentu keluarkan spermanya dalam sana. Untungnya saya sedang dalam saat tidak subur, hingga saya tidak perlu takut hamil. Tp sekarang ini saya sadar, ada 2 orang sekalian yang mengulum puting susuku, yang bermakna ada seseorang bukan hanya Faizal. Dan saya mulai ketahuii mereka berdua ini, bahkan juga Faizal bukan salah satunya pada mereka. Kenyataannya Anto dan Seto yang sekarang ini sedang menyusu pada ke-2 toketku.

?Jangaaaan?, saya menjerit takut.
Saya tidak bisa melakukan perbuatan apa apa, ke-2 tanganku yang terentang ini tidak bisa kugerakkan sedikitpun, sedangkan mereka berdua dgn rileks melanjutkan kerjakanan mereka.
?Bebaskan saya.. Faizaal kalian bajingaaaan..?, saya mencaci-maki dalam keputus asaanku.
Dan kudengar tawa yang membuatku merinding takut. Selanjutnya saya menyaksikan Faizal masuk, dan menggenggam handycam.
Dia merekamku! Merekamku yang sedang pasrah tidak memiliki daya saat ke-2 puting susuku dihisap oleh ke-2 kacungnya.

?Biadab kalian Faizal.. Kalian kan sudah janji..?, saya segera termenung.
Bajingan ini bisa dibuktikan tidak sebelumnya sempat janji apa apa.
?Mengapa Ami? Kok diam? Apa saya salah? Saya bisa dibuktikan tidak sebelumnya sempat janji jika kalian tidak akan kuberbagi dari mereka kan? Hahahaha..?, Faizal ketawa dgn menjijikkan.
Saya cuma bisa menangis. Habislah saya, saya sudah dalam cengkraman Faizal seutuhnya. Entahlah seperti apakah hidupku pada hari hari selanjutnya. Sementara ke-2 kacung Faizal ini ketawa berbahagia, dan mereka menyeruput lagi ke-2 puting susuku dgn semangat, tak lupa tentunya mereka meremasi toketku.
Beragam saat selanjutnya, dgn style yang memuakkan, mereka buka mulut mereka yang penuh air susuku ke camera.

?Wow.. air susu Ami?, kata Faizal sekalian menyoroti mulut ke-2 kacungnya.
Ke-2 orang itu menelan air susuku.
?Bagaimana rasanya Anto? Seto? Sedap tidak??, bertanya Faizal ingin tahu.
?Renyah setelah bos, susu amoy begini?, kata Anto.
?Lebih sedap dari susu sapi?, ikat Seto.
Tidak kurang ajar sekali mereka ini. Dan Faizal keliatannya ingin tahu, lantas dia menyimpan handycamnya.
?Saya ingin coba?, gumannya.
Dia dekati toketku, dan sehabis memberbagi beragam jilatan yang membuatku harus merasa terangsang, tau-tau dia sudah menyeruput puting susuku. Beragam sedotan dilakukan, sedangkan saya cuma bisa mendesah kenikmatan.

?Bos, susunya diremas?,
Anto.
?Dapat tambah cukup banyak keluarnya?, Seto menyambung.
Karena itu Faizal mengisap puting susuku sekalian meremasi toketku. Saya sedikit menggelinjang kesakitan. Dia terus melakukan sampai senang, sedangkan saya cuma bisa menggigil meredam nikmat.
?Susu yang sedap, Ami?, kata Faizal dgn suara senang.
?Kelak saya meminta kembali?, lanjutnya sekalian ambil lagi handycamnya.
?Teruskan?, perintah Faizal pada Anto dan Seto.
Mereka berdua yang sudah melepas semua pakaian mereka sampai telanjang bundar sepanjang menunggu Faizal mencicip susuku. Mereka tentu saja mengeroyokiku lagi dgn kebahagiaan.
Handycam itu merekamku lagi. Sekarang ini Anto dan Seto punya niat memberikan kepuasan diri sendiri, bisa berkesan pada mereka mengocak k0ntol mereka sendiri untuk semakin mencekam ereksi k0ntol mereka. Menyaksikan ukuran k0ntol mereka berdua ini, saya semakin takut. Baik panjang atau diameternya semua lebih dari ukuran punya Faizal.

Cerita Lainnya:   Cerita Sex ABG ANANDA NAMANYA

Saya berusaha mematikan semua hatiku. Sekarang ini saya digumuli oleh dua kacung sang Faizal. Ke-2 pahaku dilebarkan oleh Anto. Saya masih tetap terlampau lemas untuk coba menghindari.
Efeknya, bless.. kembali lubang memekku tertusuk oleh sebatang k0ntol.
Saya menggigit bibir, meredam semua hati malu dan sakit ini, air mataku terus mengucur. Handycam yang digenggam Faizal terus menyoroti ke memekku yang sedang dipompa oleh Anto. Mukaku rasanya panas sekali memikirkan saya sedang menjadi bintang film porno pemula ini.

Perlahan-lahan Faizal arahkan sorotan handycamnya ke badanku tahapan atas, dan sebelumnya sempat stop cukup lama saat menyoroti ke-2 toketku. Seto sebelumnya sempat meremasi ke-2 toketku dan semua itu disoroti oleh Faizal. Sementara itu badanku wajib terus menggelinjang karena terima rangsangan 2 orang sekalian. Lubang memekku dipompa dgn terus-menerus oleh Anto sementara ke-2 toketku diremas dgn gaungs oleh Seto. Saya sendiri di antara mendesah kenikmatan dan mendesah kesakitan. Lubang memekku masih tetap belum menyesuaikan seutuhnya dgn ukuran k0ntol Anto, tp sudah datangkan nikmat yang membuatku terasanya melayang-layang.
?Sudah..hentikaaan..?, saya mengeluh dan mulai menggelepar, karena kurasakan lubang memekku lagi nyeri dipompa segencar tersebut.

Anto sendiri keliatannya sudah akan berejakulasi, badannya tergetar hebat waktu memacuku, dan selang beberapa saat dia mengeluh panjang dan meneriakkan namaku,
?Ooouuuhhh.. bu Amiyy..?.

Badannya berkelojotan di atasku, dan kurasakan k0ntolnya berdenyut keras dalam sana. Beragam semburan lahar panas kurasakan membasahi lubang memekku, dan Faizal selekasnya mengarah ke tempat yang kece untuk menyorotan handycamnya ke memekku. Kurasakan Anto mengambil k0ntolnya perlahan-lahan, dan Faizal terus menyoroti wilayah memekku, saya malu sekali. Pergolakan yang sebelumnya sempat membuatku nyaris orgasme sekarang ini berkurang.

Tp gilanya, sang Seto segera siap-siap menggilirku, dia sudah arahkan k0ntolnya ke lubang memekku. Saya bisa dibuktikan tidak bisa apa apa, cuma bisa menggigit bibir saat kurasakan lubang memekku tertusuk oleh k0ntolnya Seto. Namun sekarang rasanya tidak demikian sakit, dan sehabis beragam pacuan, Faizal menyoroti mukaku, karena sang Anto sudah tempelkan k0ntolnya ke mulutku.
?Ami, mari kulum?, perintah Faizal.

Saya cuma bisa menurut, toh saya sudah tidak ada fungsinya kembali menentang. Dibanding saya mendapatkan pukulan alias siksaan lain, saya lebih bagus meng ikuti tekad persetan ini. Perlahan-lahan kubuka mulutku, dan k0ntol Anto yang masih tetap belepotan sperma dan cairan cintaku, terjang masuk ke mulutku. Rasanya amis dan asin, membuatku ingin muntah. Tp saya berusaha tidak pikirkan rasanya, dan ingin cepat menuntaskan pekerjaanku. Saya terus mengulum k0ntol sang Anto ini, kubersihkan cepat cepat dan kutelan semua tersisa spermanya dan cairan cintaku sendiri. Anto yang sudah tidak kuat mengeluh panjang dan hebat k0ntolnya dari mulutku.
Pasienanku belum kelar.
?Membuka mulutmu, Ami?, perintah Faizal sekalian menyorotkan handycamnya ke mulutku.
?Perlahan-lahan!?, perintahnya kembali.
Saya mulai buka mulutku perlahan-lahan, dan Faizal terus menyoroti mulutku.
?Kece?, ucapnya dgn senang.

Saya malu sekali, tentu saya berkesan seperti seorang wanita nakal dalam handycam tersebut. Selang beberapa saat badanku terbuncang guncang, ternyata Seto mulai nikmati lubang memekku. Dgn semangat dia memacu lubang memekku, sedangkan saya tidak paham bagaimana sekarang raut mukaku saat meredam malu dan nikmat dan disoroti oleh handycam punya Faizal. Panas sekali mukaku rasanya, untungya Faizal selanjutnya mengganti menyoroti badanku tahapan bawah. Sekarang ini saya tinggal memfokuskan perhatianku pada sang Seto.

Diam diam saya lakukan pergerakan kegel, semacam pergerakan meredam membuang air kecil, sekalian pura pura mendesah kenikmatan, agar Seto cepat ejakulasi dan semuanya selekasnya kelar. Sama sesuai keinginanku, selang beberapa saat Seto yang terangsang habis habisan, melolong lolong dan meneriakkan namaku.

?Aaaaarrrrghh.. Bu Amiyyyy..?, jeritnya dan selanjutnya dia hebat k0ntolnya, tentu saja sehabis dalam sana lubang memekku dibasahi lahar panasnya.
Faizal dgn giat terus menyoroti lubang memekku yang tentunya tidak mampu memuat sperma ke-2 pemerkosaku ini. Jemari tangannya ditusukkan ke lubang memekku mengorek tersisa sperma Anto dan Seto. Seto sendiri selekasnya bergerak ke mukaku, saya tahu dia akan meminta porsi service oral dariku.
Seperti barusan, Faizal yang buru buru arahkan handycamnya ke mukaku memberbagi aba-aba perintah padaku sampai membuatku lagi berkesan seperti pelacur. Tp saya cuma bisa menurutinya, mesikipun dgn hati pedih.

Sehabis semua kelar, Faizal mematikan handycamnya.
?Faizal, sudah, bebaskan saya.. please?, saya meminta.
Tp Faizal tidak menjawab, justru dia dgn bergairah menyaksikan ke toketku.
Aku segera terjaga dan terpikir kemauan Faizal barusan, yakni ingin rasakan air susuku kembali.
Dan bisa dibuktikan betul, Faizal selekasnya melumat puting susuku, dia mengisap susuku sepuas puasnya. Saya mendesah kenikmatan, bisa dibuktikan rasanya nikmat sekalian sangat menggairahkanku. Saya menggigit bibir, apalagi Anto ikut-ikutan lakukan faktor yang sama pada puting susuku yang samping. Sekarang ini 2 orang dewasa menyusu pada ke-2 toketku seperti bayi, dan saya cuma bisa pejamkan mata mengharap mereka selekasnya kelar.
Saya melamunkan suamiku, maafkan saya Mario.. saya bahkan juga sebelumnya sempat orgasme saat disetubuhi adikmu

Tidak berasa sampai sang Seto sudah senang menyusu, dan pada akhirnya ikatanku dilepaskan. Lega rasanya, mesikipun berasa sakit pada sisa ikatan di ke-2 pergelangan tanganku. Saya duduk dan mengurut ke-2 pergelangan tanganku, dan saya melihat Faizal dgn tidak suka sekalian takut, karena dgn rekaman handycam itu, dia tentu akan menggunakannya untuk mengancamku agar menurutinya nantinya jika dia menginginkan badanku kembali. Dia tersenyum dgn penuh kemenangan saat bersama dua kacungnya menyaksikan hasil rekaman film porno barusan.
Saya malu sekali, dan saya cari mencari baju luarku yang kenyataannya berantakan tidak jauh dari tempat saya digangbang barusan.

?Sudah senang kalian??, gertakku dgn kesal dan meredam tangis.
Saya menggunakan bajuku tanpa bra dan celana dalam. Ke-2 nya bisa dibuktikan sudah tidak bisa saya gunakan karena barusan direnggut paksakan dari badanku sampai robek. Mereka ketawa tawa dan beragam saat lama waktunya mereka menyaksikan rekaman pemerkosaan pada diriku, selanjutnya Faizal mematikan handycamnya. Dia mendekatiku dan tau-tau melumat bibirku.
Saya hebat mukaku ke belakang untuk melepas diri dari kecupannya, lantas saya menamparnya, keras sekali.
?Bajingan kalian Faizal! Kalian sampai hati sekali lakukan ini semua sekarang antar saya pulang!?, kataku lirih, sekalian menangis.

Faizal mengelus pipinya yang baru kutampar keras itu dan melihatku dgn aneh. Saya merinding ditatap oleh Faizal semacam itu. Lantas Faizal mengambil langkah ke luar di ikuti oleh ke-2 kacungnya. Saya meng ikuti mereka, dan dgn tegang saya masuk ke mobil Kijang Innova pembawa bencana tersebut. Saya duduk di atas bangku penumpang depan, Faizal yang menyopir, sedangkan Anto dan Seto duduk ada di belakang.
Diperjalanan, kami semua diam, dan saya sendiri dalam kemelut yang hebat, karena saya ada semobil dgn beberapa pemerkosaku. Tp untungnya mereka tidak melecehkanku selanjutnya, dan mobil sialan ini ke arah rumahku.

Saat saya turun dari mobil, saya dengar Faizal menjelaskan,
?Ami, sampai bertemu kembali, kapan kapan kami bermain bermain kembali ya?.
Dgn benci saya membanting pintu mobil, dan saya selekasnya masuk ke rumah sekalian meredam tangis.
Saya selekasnya menyaksikan anakku. Cukup lega menyaksikannya masih tetap tertidur nyenyak.
Saya selekasnya mandi dan keramas, bersihkan badanku yang sudah ternodai oleh adik iparku yang bobrok itu, yang sampai hati memberikanku pada dua kacungnya. Saya bisa dibuktikan kangen bermain cinta, tp itu ialah dgn suamiku sendiri, bukan dgn Mario, bukan dgn mereka ini. Apalagi disetubuhi seperti barusan, sakit sekali hatiku rasanya. Tanpa sadar saya menangis lagi.

Saya tahu ini kali ialah hari awal saya alami penghinaan semacam ini, dan ini bukanlah hari akhir.
Bisa dibuktikan 2 hari selanjutnya, saya mendapatkan kiriman DVD dari Faizal, yang berisi rekaman pemerkosaan pada diriku oleh dua kacungnya itu, dgn sebuah surat tertulis
?Ami, lain waktu kami bermain tanpa ikatan pada ke-2 tanganmu kalian tentu akan semakin menikmatinya?

cersex ustazah cersex istri binal cersex cerbung cersex gangbang cersex cuckold cersex putri77
You might also like